Klasifikasi Materi

Posted: 22/02/2012 in Chemistry is Kimia

KLASIFIKASI MATERI

Secara umum materi dapat diklasifikasikan seperti dalam bagan berikut:

Zat tunggal adalah suatu zat yang komposisinya terdiri atas zat-zat dengan sifat kimia yang sama.

Contohnya: air, oksigen, garam, dan gula.

Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana. Contohnya: oksigen, hidrogen, karbon.

Berdasarkan sifatnya unsur dapat diklasifikasikan menjadi 3 kelompok:

1.   Unsur logam

    • Berwujud padat kecuali raksa (Hg)
    • Kerapatan tinggi
    • Titik didih dan titik lelehya tinggi
    • Dapat menghantar panas atau listrik
    • Dapat ditempa menjadi bentuk plat
    • Dapat dibentuk menjadi kawat
    • Permukaannya mengkilat
    • Contoh: besi, tembaga, seng

2.   Unsur non logam

    • Tidak dapat menghantar arus listrik (isolator)
    • Permukaan tidak mengkilat kecuali unsur karbon
    • Titik didih dan titik lelehya tinggi
    • Tidak dapat menghantar panas (isolator)
    • Berwujud padat atau gas
    • Tidak dapat ditempa menjadi bentuk plat
    • Kerapatan rendah, rapuh
    • Contoh: karbon, oksigen, fosfor

3.   Unsur metaloid

    • Merupakan unsur peralihan dari unsur logam ke unsur non logam. Sehingga memiliki sebagian sifat unsur logam dan sebagian sifat unsur non logam.
    • Contoh: silikon.

Senyawa adalah zat tunggal yang masih dapat dipisahkan atau diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya.

Contoh senyawa: air, gula, alkohol.

Campuran merupakan zat yang terbentuk dari beberapa jenis zat, yang sifat-sifat zat pembentuknya tetap (masih ada).

Contoh : Larutan gula, terbentuk oleh air dan gula, sifat gulanya masih ada dalam larutan yang ditunjukkan rasa larutan manis.

Pada campuran, senyawa pembentuknya dapat diperoleh kembali secara fisika.

Secara umum, campuran dibedakan menjadi dua:

  1. Campuran homogen : campuran yang mempunyai sifat-sifat sama pada semua bagiannya. Batas zat-zat penyusunnya tidak nampak dan masing-masing partikel zatnya tersebar merata. Campuran homogen disebut juga larutan. Contoh: alkohol 70%, teh manis, air garam.
  2. Campuran heterogen : campuran yang terbentuk oleh beberapa jenis zat yang batas zat penyusunnya masih dapat dilihat atau dikenal dan sifat-sifat zat penyusunnya masih ada. Contoh: campuran pasir dan kerikil, campuran minyak dan air.
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s